share ur story, ur world, ur love !

Skala Produktivitas

Produktivitas.

Satu kata yang menghantui saya, kalau saya mengaku saya menyukai dunia kepenulisan. Juga kalau saya mengaku saya mahasiswa…

Ada apa dengan kata ini?

Jujur, saya sedih. Sangat sedih jika mengingat produktivitas saya yang makin menurun setiap waktu. Saya sempat semangat lagi saat ada seseorang di samping saya, menemani saat saya susah, saat saya senang. Dia, bisa membuat saya semangat lagi untuk menulis. Untuk kembali produktif. Namun kemudian, saya sadari efeknya tidak lama. Saya butuh semangat dari sisi lain. Bukan hanya dia.

Nyatanya, saat saya pikir-pikir ulang, saya tetap lebih produktif saat saya belum bersama dia. Kemudian, produktivitas saya cukup menurun saat saya dengannya. Dan parahnya lagi, produktivitas saya semakin menurun tajam, saat dia benar-benar tidak ada di sisi saya. Tapi saya bisa apa? Skala produktivitas saya semakin memburuk, tapi saya tidak tahu bagaimana mengatasinya. Saya butuh sesuatu yang segar. Butuh refreshing. Butuh sesuatu yang baru untuk bisa saya tulis. Tapi saya tidak tahu, darimana saya dapat itu. Lagi-lagi, saya berpikir saya hanya butuh dia. Biasanya, kalau saya begini, dia mencoba memberi saya ide-ide baru atau pengembangan ide saya untuk ditulis. Masukannya sangat berarti buat saya. Dan dia, sepertinya tidak pernah menyadari itu…

 

One response

  1. Cieee #galauproductivity niyee🙂

    June 9, 2014 at 06:26

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s