share ur story, ur world, ur love !

Hai, Adik Kecil

anak kecil di warnetHalo, adik kecil. Kulihat dirimu begitu khusyu’ saat aku duduk di depanmu. Ya, tepat di depanmu. Kupandangi dirimu, sedih, sayang. Bagaimana bisa anak sekecil dirimu berada di warnet sendirian? Aku kira kau perlu duduk disana didampingi orang tuamu, tapi saat aku lihat sekitar… tak ada siapapun. Lagi-lagi aku hanya bisa bilang, bagaimana bisa?

Aku menghela napas panjang.

Masih memandangimu, aku penasaran. Apa yang kamu cari disini? Apa yang kau tonton hingga kau bisa sebegitu khusyuknya? Apa, sayang? Seandainya aku bisa mendekatimu…

Tapi aku tak bisa. Bagaimana jika aku dikira akan menculikmu? Bagaimana jika nantinya aku yang dikira membawamu kesini? Aduh, aku tak tahu harus apa. Lalu, bagaimana?

Entahlah.

Adik kecilku sayang, aku harap, kamu tidak mencari sesuatu yang tidak seharusnya kamu cari. Semoga. Aku tak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau sampai nanti, sampai umurmu terus bertambah, kau akan tetap ketagihan mendatangi internet untuk melanjutkan kebiasaan yang kau lakukan di warnet. Apa itu… game online?

Mungkin.

Tapi masih, kuharap kau bisa menjaga dirimu, meski tanpa orang tuamu, siapamu.\

Salam sayang,

yangperhatian denganmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s