share ur story, ur world, ur love !

Rindu Terlampir

Selamat sore, cinta.
Bersama surat ini, aku lampirkan rinduku didalamnya. Oh, iya. Aku punya cerita. Dua hari yang lalu, aku jatuh sakit. Harusnya kau tahu, iya kan? Iya. Bukan mau menyalahkan keadaanku ketika itu karena aku tak bisa menulis surat, bukan. Tapi karena aku, apa ya istilahnya, tepar, mungkin istilahnya, aku benar-benar tak bisa menulis surat ini. Dua hari aku terbaring, memikirkan keadaanku tanpa dirimu. Seandainya kemarin kau berjaga di sampingku…
Selama itu, aku berpikir, bagaimana jika selama aku tak menulis surat, kau menggantikanku? Kau tulis surat untukku, yang terbaring lemah dan tak tahu harus apa. Ah, tapi sekarang aku sudah sembuh. Kau harus ikut senang ya.
Ah, iya. Lupa kutanya. Dirimu apa kabar? Jangan sibuk-sibuk ya, aku merindukanmu. Benar-benar merindukanmu. Terlalu merindukanmu.
Salam sayang, semoga kau selalu baik-baik saja. Sakit itu nggak enak, lho.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s