share ur story, ur world, ur love !

Buta Cinta, Bukan Cinta Buta

Ini tentang aku. Ya, aku. Seorang yang memiliki perasaan, yang kata orang itu adalah cinta. Kukira aku mencintai seseorang sebegitu dalamnya, dan aku tak tahu mengapa aku bisa mencintainya. Tapi, bukankah memang seperti itu cinta? Ya, kukira. Itu cinta.

Aku tidak memiliki masalah dengan orang lain, mengenai cinta itu. Hanya, sepertinya orang lain melihatku seperti seorang yang buta cinta. Mereka mengira aku tak tahu menahu apa itu cinta. Memang apa? Sebodoh itukah aku? Atau aku terlalu pintar menyembunyikan ekspresi dan semua hal mengenai cinta? Mungkin. Tapi tetap saja, mereka tahu aku adalah seorang yang buta. Terhadap cinta.

Seandainya mereka tahu, aku justru tidak seperti itu. Aku punya banyak cinta, seperti yang aku bilang tadi. Kukira aku terlalu banyak mencintai seseorang yang sudah kutetapkan untuk kucintai, dan itu terlalu banyak. Tumpah ruah. Cinta buta? Bisa jadi. Entahlah. Jika sampai saat ini tak kutemukan alasan ‘mengapa’, berarti iya.

Dan orang yang memiliki cinta buta yang seharusnya mereka lihat ini, malah mereka tahu sebagai seorang yang buta cinta. Sedih? Tidak juga. Lebih terasa lucu, saat diingat. Tapi, begitulah. Dipikir aku sepolos itu…

Dan seandainya mereka tahu, dua hal itu sangat berbeda…

One response

  1. bila cinta
    memang tak mudah
    mengukurnya
    apalagi mengurangnya
    itulah cinta
    maunya seutuhnya

    February 10, 2014 at 11:02

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s