share ur story, ur world, ur love !

Dari Otak Untuk Lambung

Selamat sore, hai kamu. Masih sakitkah? Sudah kubilang, jangan biarkan dirimu tersiram sambal berlebihan. Tidakkah kau meminta mulut agar berhenti memasukkan sambal dalam dirinya?

Mengertilah dengan kondisimu saat ini, kau akan menderita berkepanjangan, apalagi sekarang kau sedang dalam perjalanan. Kau tahu? Kau yang sakit, aku yang pusing, tidak bisa berpikir apapun selain bagaimana caranya agar kau sembuh. Aku sedih, lambungku sayang. Kau tak tahu kan?? Sedangkan aku selalu berpikir bagaimana dan mengapa. Aku sedih, tak bisa berbuat apa-apa.
Kukira kau mengerti…
Karena aku tak dapat banyak berkata-kata, tidak, tidak bisa. Aku hanya sanggup berpikir dan selalu memerintah.
Maafkan aku.

Otak yang mencintaimu :”)

One response

  1. Berusaha mengerti dan memahami diri sendiri…

    February 6, 2014 at 15:29

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s