share ur story, ur world, ur love !

Surat Cinta Istimewa

Ini sebenernya aku cuma nemu aja, waktu aku kalo nggak salah kelas sepuluh (sepuluh tahun tahun lalu).

Isinya emang bukan aku banget, tapi aku suka. Meskipun agak gimanaaaa gitu. Soalnya kan aku masih belum cukup umur, nggak pantes ngomongin yang kayak beginian, huahaha.

Cuman yaa… sejak pertama ngeliat kertas itu tergeletak manis di tangan orang cantik (bukan aku) kertas itu kayaknya mengeluarkan cahaya seperti aku menemukan harta karun itu…Dan anehnya lagi (dibayanganku) dia itu tersenyum aneh dan memikat perhatianku.

Mau tahu kayak gimana?

hayooo….peansaran ya?

Ya udahlah, baca aja.

Kepada jodoh cintaku

Di Bumi Allah.

Apa kabar cinta?

Melalui surat ini, kusampaikan kepadamu, bahwa aku masih menunggu dengan setia dan penuh dengan kerinduan, dalam malam-malam yang penuh do’a.

Beberapa kali seseorang hadir dalam episode hidupku (dan tahukah sayang … aku mengira itu kamu). Hanya suratan takdir kemudian yang membuatku sadar, kau belum singgah dalam hidupku.

Cinta …

Usia memang meninggalkan jejak pada diriku tapi semoga iman di dada bisa membuatku melihat cahaya dalam diriku, percayalah tidak ada yang berubah dalam hari-hariku, aku masih muslimah yang sama yang menunggu kehadiranmu.

Dan sambil menunggu, perkenankan aku membaca kisah sejati perjuangan muslimah-muslimah lajang seperti dalam menemukan jodoh mereka.

Semoga seperti mereka, aku bisa memperoleh kekuatan dan energi hingga kau meminangku suatu hari nanti.

Salam sayang,

Jodoh cinta.

Nguaakngangakngakngakk…..

Suer, pertama baca itu aku malah senyam-senyum sendiri, aku sendiri gak tau apa maksudnya aku kayak gitu. Tapi abis itu aku langsung ngakak, gak karukarukarukaruan nyampe keluar air mata, nyampe sakit perut, nyampe pening, nyampe kejang-kejang, nyampe berbusa-busa… (ngook~)

Tau nggak alasan kenapa aku bisa ngakak segitunya?

Itu gara-gara komentar temenku yang juga baca itu : ” Itu mungkin yang ngarang pingin cepet-cepet kawin ya? Nyampe bikin kayak gitu…”

Oke, itu emang nggak lucu, dan aku setuju aja ama pendapat dia. Nah yang bikin aku ngakak … sebelumnya ngapain aku senyam-senyum? [hooeekk~] Mungkin aja aku ngayal yang nggak-nggak, nyampe senyam-senyum kayak gitu. Makanya aku ngakak nggak karukarukarukaruan, ngetawain diri aku sendiri yang mulai mikir satu macem [kalo pembaca yang mikir macem macem bolehlah🙂 ]

Nah, karena saya yakin akan ada lebih banyak lagi yang akan menyukai surat cinta itu, makanya saya posting disini. Tapi harap harap cemas, eh, maksudnya harap diingat, kalau itu murni bukan karangan saya, dan asli satu juta persen nemu. Itu murni sekali bahwa itu barang temuan. Dan saya tidak akan serta tidak mau mengakui kalau itu karangan saya. Saya harap pembaca pun demikian, karena itu lebih baik. Atau beri saja nama pengarangnya itu : ANONIM.

Terimakasih terimakasih.

Semoga terhibur🙂

4 responses

  1. Kerenn…. Surat cinta sederhana yang penuh hikmah.
    Andai semua muslimah bisa menghayati isinya, ini tulisan yang berenergi. Keep spirit!

    September 22, 2010 at 08:11

    • stujaaa…..surat cinta sederhana yang penuh hikmah,hehe.
      sampe sekarang, uka [baca : aku] masih penasaran sama penulis ituh surat, huehehe…

      September 22, 2010 at 19:54

  2. wah berarti 10 tahun masih disimpan suratnya hehe

    September 25, 2010 at 08:04

    • ngeheheh,
      nggak kok, itu becanda ajja … :p
      baru taon lalu nemu. wehe.

      September 25, 2010 at 11:51

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s