Tuhan, Aku Lelah…
Tuhan, sekali saja, aku ingin dimengerti.
Aku tak tahu sudah seberapa banyak aku mengerti. Tapi kali ini: cukup, aku sudah benar-benar mengerti. Mungkin memang tak seberapa sering, tapi aku yakin aku lebih banyak mengerti. Aku selalu memaklumi. Tapi kumohon, Tuhan, kali ini biarkan aku yang dimengerti.
Karena aku sudah cukup lelah menghadapi hidup…
Menghadapi kenyataan bahwa aku tak luar biasa, bahwa hatiku ternyata sedang rapuh, bahwa aku sedang ingin banyak tersenyum, bahwa aku tak ingin lagi menangis. Sulit memang. Air mata itu seperti teman. Selalu ada dan tak ada habisnya. Tapi kuyakin bisa, karena biasanya selalu bisa.
Ini hanya kali ini, Tuhan. Aku ingin didengar. Aku ingin dimengerti. Aku sedang di ambang kerapuhanku.
Meski di sisi lain aku ingin tahu, sejauh mana aku bisa bertahan. Bahwa aku tegar. Bahwa aku mampu melewati semua yang ada pada masanya.
Dan, Tuhan… Aku tahu Kau dengar:
Tuhan, aku ingin pulang.
Dramaga, Darmaga, atau Dermaga?
Pikiran ini terlintas ketika aku kembali ke Bogor, di sepanjang jalan menuju IPB. Heran, masih banyak orang yang menyebutkan tempat ini dengan berbagai nama: Dramaga, Dermaga, Darmaga. Jadi? Sebenarnya mana yang benar? (._.)v
Balloon
Sebenarnya aku hanya ingin tahu, siapa dirimu?
Anak kecil dengan sikap manisnya, tatapan polos mengesalkan dan tangan mungil yang menggenggam balonnya kuat-kuat. Benarkah? Hanya itukah?
Yang aku tahu, kau adalah anak manis yang menyebalkan, dengan senyum dan tawa yang terkadang menutupimu dari kesedihan. Kau adalah anak nakal yang tahu bagaimana bersikap sopan, juga pemimpi yang berani menghadapi segalanya untuk dapat menggenggam masa depan.
Lalu, apa kau tahu aku?
Aku hanyalah balon yang bisa menghiburmu ketika kau butuh, yang bisa setiap saat kau genggam agar kau merasa bahagia. Aku seperti bisa menciptakan kebahagiaan tersendiri untukmu.
Tetapi, bagaimanapun, aku punya keinginan…
Kelak jika kau bisa bahagia tanpaku, jangan menahanku lebih lama…
Biarkan aku bebas dan terbang tinggi ke atas sana…
Karena seharusnya aku tak boleh bersedih dan bahagia ketika kau bahagia, karena aku hanyalah sebuah balon bagimu…
Makhluk Asing
Aku tak tahu sedang berada dalam kondisi macam apa ini?
Merasa menjadi makhluk asing terkeren yang pernah ada. Entahlah. Aku pikir aku sudah merasakan dua hal sekaligus: terdampar dan diasingkan. Daritadi aku berpikir, oh, begini rasanya diasingkan. Oh, begini rasanya terdampar. Sayangnya, aku terdampar di negeri sendiri. Aku diasingkan di bumiku sendiri. Dan, bagaimana? Aku masih tidak mengerti. Keadaan ini tidak membutuhkan pengertian, ‘kan? Aku hanya kesepian sendiri disini. Rasanya aneh sekali. Seperti hidup yang tak hidup. Karena kau tahu? Seharusnya memang aku hidup. Iya, hidup bersosialisasi, hidup berkomunikasi… dengan orang lain. Ternyata sesepi apapun keadaan yang kau inginkan, kau tetap membutuhkan teman. Percayalah…
Random.
Aku kacau ya? Luar biasa bisa jadi kacau begini. Dan ini tulisan kacau kesekian kalinya karena aku memang sedang kacau. Hahaha T^T
Sebenarnya, tak semudah itu memang. Bicara masalah hati tak akan pernah mudah, kawan. Kau pasti ingat bagaimana kau berusaha keras untuk melupakan seseorang; seorang, dua orang, tiga orang yang lain sebelum ini. Mereka yang kau anggap memikat hatimu, entah itu benar cinta atau hanya kagum.
Seandainya pernah kau baca puisi itu. Iya, kau awanku. Kubuat ketika aku sibuk berpikir bagaimana caranya agar kau tetap menjadi awan. Tempatku bernaung ketika aku tak lagi bisa mencari. Biarlah kau mendung. Biarlah kau hujan. Aku masih disitu, bernaung di bawahmu. Aku tak akan pernah pergi dan tetap berdiri. Karena kau tahu, aku tak lagi bisa mencari. Maka biarkan aku tetap bertahan… menikmati rasa sejuk yang kudapat dari dinginmu.
Dan sekarang, pergilah. Bersama angin yang berlalu ke sana. Pergilah dari atasku dan berlalulah dari tempatku berdiri. Aku tahu kau tak pernah benar-benar pergi.
Biarlah aku menangis menunggu hujan dan mendung seperti yang kau beri.
Lalu sekali lagi; Bodoh! Siapa? Aku atau dirimu?
Entah kudapat pemikiran dari mana, tapi jika kau selalu bersama dengan orang yang menyayangimu, maka kau akan pula menyayanginya. Hey, itu otomatis dan kau tak kan pernah sadar sampai orang itu pergi. Percayalah. Karena baru kusadari, aku mengalaminya. Dan itu menyiksa. Menyedihkan.
Sebentar…
Aku jadi ingat sesuatu…
Mengenai kita, bisakah kita menjadi seperti Genta dan Riani dalam film 5cm?
Ingatkah? Genta itu yang paling Riani buat Riani…
Kau tahu kisah mereka. Dan kalimat itu… seharusnya kau ingat.
Itu artinya, ketika kita menyukai seseorang itu sepenuhnya, kita belum tentu bisa bersama dia…
Entahlah. Aku juga tak mengerti siapa yang seharusnya berkata begitu diantara kita, kalau memang kita berada dalam pihak mereka. Hahaha. Menyedihkan.
Sekarang aku harap, semoga memang tidak lama sejak hari ini…
*sambil dengerin Last Child teriak-teriak nyanyi Terima Kasih. Oke, terima kasih
Kulit Babi Menyerbu
Reblogged from Al Ustadz Achmad Rofi'i Asy Syirbuni:
KULIT BABI MENYERBU
(DAN INFO TENTANG BEDA ANTARA KULIT BABI & PVC)
Kaum Muslimin hendaknya berhati-hati didalam membeli barang-barang sandang yang terbuat dari kulit, seperti sepatu, jaket, dompet, sofa, tas, dsbnya; karena bukan mustahil diantaranya menggunakan bahan baku kulit babi (terutama berbagai produk luar negeri, yang dengan adanya arus globalisasi sekarang, semakin banyak beredar dikalangan masyarakat Indonesia). Oleh karena itu, …
Dan Ternyata…
Ooooohh Goddddd!! >.<
Blog bangke-ku sayang, ternyata sudah terkubur untuk sekian lama….
Aduhaduh. Kangen berat. Oh, berad. Pake “d”, saking beratnya
. Ada yang mau bantu mikul? ^^
Jadi apa? Entahlah. Hanya rindu akan kebiasaan lama mantengin blog dan cengar-cengir sendiri mbaca komen ples postingan orang. Aduhaduh, udah lama gak blogwalking juga. Kan, kangen. Kangen sama blognya para blogger. Bukan sama bloggernya… ehehe *dikejar bloggers* *lari*
Jadi karena banyak yang kangen sama saia :3 (loh? jadi sebenernya yang kangen ini saia atao blogger laen sih? oke, ‘sedikit’ membalik fakta, mereka yang kangen) jadi saia posting lagi deh. Jadi saia bikin ini postingan untuk menuntaskan rindu. Jadi gak perlu mereka nanyain kabar saia, eh, kabar blog saia, maksudnya. Jadi semuanya senang karena saia telah kembali ke dunia blogosphere. Jadi, semoga yang baca gak jadi jadi-jadian…
Oh iya, tadi waktu buka dasbor, ampun, pertama kali liat mataku langsung menuju komentar… Itu apa-apaaaaannn??? Kenapa spamnya sebanyak ituuu?? APA? “!!!” eh, salah, bukan “!!!” tapi “111″ (maaf, shiftnya kepencet). Aduhaduh. Ada komentar yang perlu aku jaga biar ga kehapus gak ya? Aduhaduh. Gimana kalo langsung dihapus semua aja? Aduhaduh. Gimana kalo ada yang penting? Aduhaduh. Yaudah, diemin aja paliing gampang ._.
Dan ternyata…
Ini sejak kapan nulis postingan jadi aneh begini? Okelah jadi lebih moderen. Tapi aku kan jadi merasa aneh, gitu. Gak biasa sama tampilan barunya yang beginiiiii TT___________TT
Nulis kategorinya dimanaaa?? Nambah tagnya dimanaaa? Oh, ini ding, ada. Yang nambah tag ketemu. Ternyata ada dibawah. Terus kategorinya dimana? Aduduh. Kalo udah gini, sadar banget kalo bantuan bloggers itu penting syeekali…
Dan ternyata…
Coba blogger sekalian bisa liat statku… duh, pasti bakal keliatan itu stat. Tapi berhubung gabisa liat sendiri, oke aku sisipin…
Nah. Dan ternyata pengunjung blogku masih tetep aja banyak meskipun blognya ga keurus… TT^TT *terharu. total* Oh, makasih semuanya. Yang baca atau cuma numpang lewat. Pokonya teteup terimakasiiiiihhh yang banyak. Ah, secukupnya aja ding, jangan banyak-banyak. Takut Mubadzir.
Dan ternyata lagiiii, itu kenapa top searchesnya ramadhan semuaaaa?? Aduh, blogku jadi rame pencarian itu. Ehehe. Yasudahlah… (lupa kalo sekarang bln ramadhan). Mungkin itu karena aku setia pada Ramadhan… iya, itu lho, Ramadhan. Aduh, kalo gatau yasudah, tak mengapa. Aku juga gatau, kok
Salam kangen,
(sign-nya masih dicari. hilang)
[Al-Yaum 356] Untuk Sementara ; “GoodBye Blog”
Terpaksa.
Bukan sengaja buat ninggalin (lah terus gak sengaja gitu?). Ah, pokoknya gitulah.
Bukan tanpa alasan. Bulan April nanti aku udah UN–Ujian Nasional–dan aku udah harus nyiapin diri dari sekarang. Buat persiapan SNMPTN juga, kalok misalnya aku gak berhasil PMDK. Tapi yaaaa, mudah-mudahan PMDK ntar sukses, amiiin~^^
Okeii Blogger semuanyaa, aku pamit dulu yaa =)
Tenang, aku pergi untuk kembali, kok. Insyaallah. Kalok masih hidup
Doanya yaa buat aku
Semoga nilai UN terbaik en aku ntar bisa masuk kampus yang aku mau, amiin.
Oya, sebelumnya maap kalo komen-komen blogger sekalian belom dibales. Maap nih. Juga tugas dari salah satu blogger yang belom aku kerjain. Beneran, kayaknya gak bisa kalo sekarang…. boleh telat ya? Pliiis.
Oke, sampe disini dulu deh. Maap kalok banyak salah *yang ini serius bilang*
Babaii
[Al-Yaum 345] Asiiiik, Dapet Award Lagi!^^
Waktu buka blog ini lagi, aku langsung liat ke tempat komentar…
Mau aku balesin gitu, ceritanya. Eh, tau-tau nemu satu akhwat–Mbak Adia, sebut aja gitu–yang bilang suruh datengin link yang dikasi. Ternyata, sampe di tempat tujuan, ada award. Heheh. Award Muharram. Wah, tapi aku telat mbukanya sih ah. Yaudah, ini dia awardnya…
Buat blogku sayaaaang…
[Al-Yaum 344] Ternyata Oh Ternyata…
Waaaoooowwww!

Ternyata aku udah gak ngeblog hampir seratus hari yak? Ckck.
Pantesan blognya udah kayak bangke, mayat keren yang dikerubungi massa yang kangen sama nih mayat #ehhh
Enggak sih sebetulnya, belom seratus hari sejak hari ke-261. Masih kurang 17 hari buat jadi seratus. Heheh.
Jadi jadi jadi, ada yang kangen ngggaaaakk sama aku? :3 *ditimpuk sandal kayu* Ahaha. Pasti banyak deh. Ayolah, ngaku aja. Gak usah malu-malu, wkwk. Aku juga kangen kooook sama kalian, bloggerr semuaaaaanyaaa xD Kangen banget! >< Apalagi sama nih bangke :b
Jangan ah, terlalu kasar istilahnya. Terlalu sadis. Terlalu jahat. Terlalu nyeremin. Dan kalo blog ini bangke, aku apaaa??! Haah?? Aku appaaaa??? *kemudian hening*
Buat Mas Andi, maap yak… rencanaku ga berjalan lancar… =.= *nahan ketawa + pengen nangis* xD
Eugh.
**sumber gambar dari sini.
[Al-Yaum 343] Butuh Tempat Curhat? Sini, Aku Tampung!

Beberapa hari ini, ada aja orang yang bilang mereka mau curhat. Kebanyakan yang bilang sih temen kontak BBM-ku, lewat PM-nya. Buat yang nggak tau, PM itu maksudnya Personal Message, yah kayak status gitu deh kalok di YM. Masih gak tau apa itu YM? Itu lho, Yahoo Messenger. Masih gak tau? Silahkan searching lewat browser anda.
Kenapa aku mbaca PM mereka? Kenapa cuma di BBM aja? Padahal di BB kan bisa twiteran, fesbukan, ye-em-an? Yaiyalaah, di twitter mungkin aku nggak baca, tapi mungkin aja ada dan aku nggak tau. Di fesbuk mungkin…
[Al-Yaum 261] Lagi Demam Game…
Ini tentang aku.
Ini tentang keluargaku.
Ini tentang adekku yang, yaampun, sampe lupa sama apapun kalo udah maen gem di leptop ibunya…
Haha. Udah udah ‘tentang-tentang’-nya. Wkwk.
Jadi gini…
[Al-Yaum 260] Damai Itu Pilihan
Ada yang nggak setuju sama judul tulisanku? Angkat tangannya tinggi-tinggi, ya.
Oya, sebelumnya, aku mau bilang kalo kamu sebaiknya jangan baca tulisan ini kalo gak punya banyak waktu. Jangan baca ini kalo energimu gak mau terbuang sia-sia. Ceritaku ini puanjaaang banget dan aku pengen kamu baca kisahku ini seutuhnya, ga setengah-setengah. Siapa tau jadi pelajaran atau kenangan?
Bagiku, damai itu pilihan, bukan keberuntungan atau pemberian. Kita mau damai, ya kita harus ambil jalan yang bikin damai biar damai. Kita harus milih jalan itu.
Ini opiniku, dan aku selalu suka menjunjung apa yang aku anggap bener…
Agak maksa emang, tapi ya beginilah aku. Kalian temenku ‘kan? Anda guruku ‘kan? Anggep aku murid teladan yaa
, dukung aku sebagai temen kalian…
*ini anak intinya ngomong apa sih?*
Jadi, pagi-pagi tadi aku udah dikejutin sama masalah sama temen-temen sekelasku *curhat dong maaa, iya dooong — Mama Dede*
Dateng-dateng, aku langsung dapet kabar kalo aku dibilang ngasih tau nama beberapa orang yang suka ngomongin salah satu temenku yang lain yang juga sekelas. Bingung? Sama kalo gitu. Yaudah, aku kasih perumpamaan aja. Namanya…
[Al-Yaum 256] Repetisi Beruntun
Sebagai pembuka, aku beri cerita dulu, yak.
Begini kisahnya…
Suatu ketiak, eh, ketika, seorang guru bahasa indonesia menugaskan muridnya untuk menulis kosakata sebanyak 15 dan menghafalkannya ke guru tersebut di pertemuan berikutnya…
Aku bingung.
Lah kok aku yang bingung? Iya, soalnya…
Ayoo, Book Your BLOG! ^^
Hehe. Ayo Terbitin Blogmu jadi Buku!
Yang punya blog keren, blog canggih, blog apapun… yang pengen banget kamu terbitin isinya ke sebuah buku, ayo ikutan lomba ini! 3 pemenang bisa meraih mimpi tadi : NERBITIN BUKU lewat isi blog!^^
Nah, caranya gampang, nih, ikutin aja langkah-langkahnya …
[Al-Yaum 252] Lagi-Lagi, Bikin Salah Lagi…
Tau kesalahan saiiaaa~~ ??
Ohhh~~
Yang pertama, lagi-lagi…
[Al-Yaum 165] Drama Paling Kontroversial
Yep. Tepatnya dua hari yang lalu.
Lomba drama komedi. Aku panitia. Jadi otomatis ikut nonton.
Kebetulan, Muallimah (pengurus) selain panitia juga harus ikut lomba. Kayak biasa, mereka ga latian. Tiba-tiba ikutan gitu aja tanpa persiapan. Kayaknya mereka emang suka spontanitas deh.
Parah? Mungkin iya. Aku sendiri, jujur,…
[Al-Yaum 163] 10 Facts About Me
Ini tugas dari Ramdhan di blog sebelah
(gara-gara udah komen disana
) Tapi gapapa deh (padahal udah pernah posting tentang aku disini, tapi aku tambain dah). Nah, ini dia fakta tentangku
1. Maghfira Alv itu nama penaku. Nama asli?…
18 Nama Lain Bulan Ramadhan
Ehm, tau nggak, kalo bulan Ramadhan itu punya banyak sebutan lain? Enggak? Oke deh, aku kasitau. Taraaaa! Ini dia :
1. Bulan Kesabaran (Syahrush-Shabri). Iya, donk. Kita kan kudu mesti wajib sabar kalo pas puasa…. =)
2. BulanPendidikan (Syahrut-Tarbiyah). Kok? Iya, karna kita dididik langsung sama Allah pas bulan Ramadhan. Contohnya kayak kita makan pada waktunya, ato ngatur waktu buat hal lain, en pastinya kita juga bisa belajar hal-hal lain
3. Bulan Jihad (Syahrul Jihad). Soalnya, Rasul dulu pernah perang di bulan Ramadhan dan yang menang itu kaum muslimin. Dan sekarang, kita harus jihad buat ngelawan hawa nafsu kita! Ocreh?
4. Bulan Al-Qur’an (Syahrul Qur’an). He-eh lho. Soalnya, Al-Qur’an diturunin pertama kali pas bulan ini…
5. Bulan Kebersamaan (Syahrul Ukhuwah). Kenapa yak? Hoho. Ternyata karena kita lebih sering bareng orang lain di bulan ini… makanya disebut bulan ukhuwah.. ^^
6. Bulan Ibadah (Syahrul Ibadah). Ini karna kita lebih buannnyaaak lagi ngelakuin ibadah di bulan Ramadhan.
7. Bulan Allah (Syahrullahi). Wah, istimewa banget…
Biarkan Aku, Seperti…
Biarkan aku merayu malam,
Agar aku bisa memeluknya setiap aku terbangun
dan aku dapat menemaninya sepanjang aku merindukannya
Lalu aku akan merindukannya setiap malam
Ayo, Buka Puasa A la Rasul!
Allah berfirman, “Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam.” (Al Baqarah : 187)
Abis baca itu, aku angguk-angguk sendiri
. Rasul itu puasanya sampe malem. Hmm, FYI, malem menurut Rasul itu, kalo siang udah berakhir dan matahari udah ‘sembunyi’.
Dari Amr bin Maimun Al Audi : “Para sahabat Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam adalah orang-orang yang paling bersegera dalam berbuka dan paling akhir dalam sahur.” (diriwayatkan oleh Syaikh Abdur Razaq dalam Mushannaf (7591) dengan sanad yang dishahihkan oleh Al-Hafidz dalam Fathul Bari (4/199) dan Al Haitsami dalam Majma’ Zawaid (3/154))
*melongo mbaca nama-nama…
Ramadhan : PEMBERANTAS Penyakit Hati
Puasa di bulan kesabaran, dan tiga hari dari setiap bulan, akan menghilangkan penyakit di dada. (HR.Ahmad, Nasa’i, Abu Daud dan Al-Bazzar)
Bulan kesabaran itu, maksudnya bulan Ramadhan. Hadits itu bener juga, lho. Kalo mo ngilangin segala jenis penyakit hati, mendingan puasa, deh. Kenapa harus diilangin penyakitnya? Iya, dong! Harus! Soalnya, hati yang rusak itu bisa bikin kita bertindak gak baik juga. Penyakit hati itu sumber lahirnya pikiran kotor, niat jahat, perkataan busuk, sama semuanyaa deh yang berhubungan sama kejelekan. Makanya, kita harus ngilangin penyakit-penyakit hati itu. Caranya? Puasa, dong!
Penyakit hati itu…
Jomblo Atau Pacaran?
Jomblo itu…
ASYIK!
He-eh. Bener. Kamu gak salah baca, tuh!
Jomblo itu… asyik!
Nah, bener kan kamu gak salah baca? Eheheh.
Hidup sendiri itu menyenangkan! Uhhuyy~ Eh, tapi gak seumur hidup jugak maksudnya, eheh.
Banyak alasan yang bagus buat…























